Selasa, 7 Mei 2013

SALAHKAH?


Salahkah aku ?
berdiam diri dan kelu
tanpa sepatah kata
kerna jika aku bersuara
hatimu akan terluka..

Salahkah aku?
menjaga hati dan perasaanmu
walau hati ini merasa terhiris
dalam pedih nan tertoreh..

Demi menjaga hatimu
kupendam segala nan memilu
hati berbisik merintih pedih
tanpa hatimu merasa sedih..

Aku rela pendam segalanya
demi rasa kasih dan sayang
kerna dirimu amat bermakna
rela kupujuk hati kusendiri
demi dirimu yang amat kucintai
salahkah aku ?

S/IDA-08,5,2013-12;10pm

Isnin, 6 Mei 2013

DAKAPAN RINDU


Hidup ini satu persinggahan
bahagia derita silih berganti
hadir diri ini hanya sementara
di penjara rindumu aku terpaku
sepi mengulit hatiku...

Semalam kita bertemu
menjalin bahagia dalam persada jiwa
namun hari ini kita terpisah lagi
kapankah ketemu kembali..?

Adakah esok?
akan hadir cahaya
menerangi sepi nurani
tika bertemankan sunyi
tiada lagi riuh suaramu
tanpa teman menghibur sepi
hanya ingatan terpahat
dalam riuhnya ingat

Engkau di kejauhan sana
aku di sini tak henti mendoa
untuk kaudan jua aku
dalam dakapan rindu
biar jauh terpisah
namun dekat di hati
dipandangan tidak bertemu
dimimpi ria bertamu..

S/IDA-06,5,2013-10;58pm

Ahad, 5 Mei 2013

MELAYU


Melayu itu orang yang bijaksana
Nakalnya bersulam jenaka
Budi bahasanya tidak terkira
Kurang ajarnya tetap santun
Jika menipu pun masih bersopan
Bila mengampu bijak beralas tangan.

Melayu itu berani jika bersalah
Kecut takut kerana benar,
Janji simpan di perut
Selalu pecah di mulut,
Biar mati adat
Jangan mati anak.

Melayu di tanah Semenanjung luas maknanya:
Jawa itu Melayu, Bugis itu Melayu
Banjar juga disebut Melayu,
Minangkabau memang Melayu,
Keturunan Acheh adalah Melayu,
Jakun dan Sakai asli Melayu,
Arab dan Pakistani, semua Melayu
Mamak dan Malbari serap ke Melayu
Malah mua'alaf bertakrif Melayu
(Setelah disunat anunya itu)

Dalam sejarahnya
Melayu itu pengembara lautan
Melorongkan jalur sejarah zaman
Begitu luas daerah sempadan
Sayangnya kini segala kehilangan

Melayu itu kaya falsafahnya
Kias kata bidal pusaka
Akar budi bersulamkan daya
Gedung akal laut bicara

Malangnya Melayu itu kuat bersorak
Terlalu ghairah pesta temasya
Sedangkan kampung telah tergadai
Sawah sejalur tinggal sejengkal
tanah sebidang mudah terjual

Meski telah memiliki telaga
Tangan masih memegang tali
Sedang orang mencapai timba.
Berbuahlah pisang tiga kali
Melayu itu masih bermimpi

Walaupun sudah mengenal universiti
Masih berdagang di rumah sendiri.
Berkelahi cara Melayu
Menikam dengan pantun
Menyanggah dengan senyum
Marahnya dengan diam
Merendah bukan menyembah
Meninggi bukan melonjak.

Watak Melayu menolak permusuhan
Setia dan sabar tiada sempadan
Tapi jika marah tak nampak telinga
Musuh dicari ke lubang cacing
Tak dapat tanduk telinga dijinjing
Maruah dan agama dihina jangan
Hebat amuknya tak kenal lawan

Berdamai cara Melayu indah sekali
Silaturrahim hati yang murni
Maaf diungkap senantiasa bersahut
Tangan diulur sentiasa bersambut
Luka pun tidak lagi berparut

Baiknya hati Melayu itu tak terbandingkan
Segala yang ada sanggup diberikan
Sehingga tercipta sebuah kiasan:
"Dagang lalu nasi ditanakkan
Suami pulang lapar tak makan
Kera di hutan disusu-susukan
Anak di pangkuan mati kebuluran"

Bagaimanakah Melayu abad dua puluh satu
Masihkan tunduk tersipu-sipu?
Jangan takut melanggar pantang
Jika pantang menghalang kemajuan;
Jangan segan menentang larangan
Jika yakin kepada kebenaran;
Jangan malu mengucapkan keyakinan
Jika percaya kepada keadilan.

Jadilah bangsa yang bijaksana
Memegang tali memegang timba
Memiliki ekonomi mencipta budaya
Menjadi tuan di negara Merdeka "

Usman Awang

Jumaat, 3 Mei 2013

BAHAGIA BERTAMU


Senja berlalu..
malam pula menjengah
mendamaikan hati yang gundah
tika bayu membelai rasa
damai meresap ke ruang jiwa..

Bulan menyapa mesra
menebarkan sinar melimpahi hati
cahayanya mengindahkan malam
tiada lagi rindu merajai sanubari
kerna kaumenemani di saat ini..

Bagai bermandikan cahaya
rindu yang selama ini mendera
bagai ombak rindu menyapa
telah hanyut dibawa arus
tiada lagi mendung menyelubungi..

Hanya damai bahagia
bersama canda dan tawamu
tiada gerimis hati menyapa
kuharap bukan sementara
tidak kumahu sedetik cuma
biar selamanya bahagia bertamu
melerai  rinduku..

Syidah Ida-03,5,2013

SENYUMLAH


Senyumlah dengan tulus
pasti hatimu bahagia
meski hati kadangkala
diselaputi mendung duka

Namun senyuman itu
mampu membuat hatimu
dan jua hatiku bahagia
menyerikan wajah indah
seindah cahaya suria
yang menghapus
segala celebu resah..

Semekar mawar merah
semermak mewangi
mendamaikan hati ini
melenyap segala rintih
menyuntik kasih
semakin mendalam di jiwa

Senyumlah kasih
hapuskan segala pedih
raihlah bahagiamu
dan lihatlah aku
yang setia menuggu...

Syidah Ida-3,5,2013-5;51pm

Khamis, 2 Mei 2013



DOAKU HARI INI



Ya Allah..
Kumulai hariku
dengan mengucap syukur
kepadaMu ya Allah
semoga tiap detik nafas ini
mendapat redha dan restuMu..

Dalam setiap langkah
perjalanan hayat nan tersisa
mendapat keberkatan
serta hidayah dan petunjukMu
yang berpanjangan..

Dan kumulai bicaraku
dengan menyebut namaMu
semoga akan ada Rahmah
dan berakah yang tiada sudah

Semoga akan menerangi
setiap detik berlalu
menemani dan melimpahi
serta memayungi diri
di setiap detik dan waktu
yang berlari..

Hanya restu hidayahMu
membenteng diri
dari beban resah dan gundah
dan dalam apa jua godaan duniawi
yang tiada henti memesong diri
tatkala hati berbisik....

Syidah Ida-03,5,2013-8;36am

Rabu, 1 Mei 2013

Sejahtera


sepanjang kehidupan ini
tiada lain yang kuingini
hanya sejahtera..

Sejahtera hati dan jiwa
sejahtera dalam menempuh hidup
tanpa resah gelisah
tanpa beban menjengah

hanya sejahtera yang kucari

 kini dan selamanya....

ULUNG